Mengapa di Timur Tengah Menggunakan Gandum Murni sebagai Bahan Makanan?

Jika kita sudah pernah mengunjungi Tanah Suci, umumnya sudah pernah mencicipi masakan khas Timur Tengah. Disana, bahan utama yang banyak digunakan adalah gandum dan tepung gandum. Hal ini berbeda dengan Indonesia, yang lebih banyak menggunakan tepung terigu dibandingkan gandum.

Ternyata, keduanya mengalami proses pengolahan yang berbeda. Tepung terigu dibuat dari bagian dalam gandum dengan membuang bagian luar yang keras dan mengandung banyak serat dan bagian paling kecil dari inti biji gandum yang mengandung banyak vitamin dan mineral. 

Sedangkan tepung gandum diolah tanpa membuang bagian luar atau kulit dari gandum itu sendiri. Ini tentu saja karena kebudayaan dan kebiasaan orang Arab dalam mengolah gandum. Selain itu, karena harga gandum lebih mahal dibanding harga tepung terigu, tepung gandum termasuk barang yang mewah di Indonesia. 

Nah, salah satu makanan dari gandum yang banyak dijumpai di Tanah Suci dan dijadikan oleh-oleh adalah kue Maamoul. Kue ini sangat terkenal sebagai kue perayaan di berbagai negara Timur Tengah. Di Indonesia, kue Maamoul bisa dibeli di Planet Haji Umrah Thamrin Cuty 3A. Meski asalnya dari Timur Tengah, penggemarnya cukup banyak.

"Kue ‘Maamoul’ ini cukup laris sebagai oleh-oleh haji dan umrah maupun dimakan sendiri, bukan sebagai oleh-oleh", ujar Andika, penjaga toko “Gallery Muslim” yang merupakan salah satu toko di Planet Haji Umrah Thamrin City 3A. "Kue Maamoul mudah dijumpai di sini banyak dijual. Rasanya enak, khas apalagi ada isi kurmanya", tambahnya lagi. 

Jadi, jika ingin mencicipi makanan Arab dengan komposisi tepung gandum, kue Maamoul bisa menjadi salah satu jawabannya. 

Penulis: Puput/Teguh