Masuk Bulan Haji, Stok Peci di PHU Diperbanyak

Memasuki bulan haji, Planet Haji Umrah Thamrin City 3A sebagai pusatnya oleh-oleh haji yang ada di ibukota bersiap-siap. Diantaranya adalah menambah jumlah dan varian stok dagangan setelah libur lebaran. Hal ini tentu saja untuk menyambut para pengunjung yang akan berdatangan mencari segala macam perlengkapan haji termasuk oleh-oleh. 

Barang-barang yang biasa dijadikan sebagai oleh-oleh diantaranya adalah sajadah, mukena, sorban dan peci. Setiap toko oleh-oleh yang ada di PHU menyediakan peci dengan banyak pilihan. Termasuk toko Arasy, toko yang terletak di blok F25 No. 8-9 ini menambah stok peci di tokonya untuk menyambut bulan haji. 
"Habis lebaran kami sudah menambah stok barang-barang termasuk peci. Karena sudah mulai memasuki persiapan haji. Sekarang orang datang banyak yang tanya untuk oleh-oleh haji. Tak jarang kami merekomendasikan untuk membeli peci sebagai oleh-oleh karena nilai manfaatnya ada", papar Arif, karyawan toko Arasy.
Arif melanjutkan, stok oeci di tokonya ditambah lantaran banyaknya pesanan yang datang khsuus untuk peci. Pesanan ini datang dari berbagai daerah. Jenis peci yang dijual di toko Arasy ada banyak, mulai dari peci lokal hitam dengan bordiran hingga peci rajut dari Turki. Ada juga peci putih bahan katun yang menyerap keringat. Kualitas dan bahan yang digunakan untuk membuat peci mempengaruhi harga peci tersebut.
"Kalau beli banyak semakin banyak juga diskon yang diberikan. Biasanya kalau untuk dibagi-bagi pilih peci rajut. Paling hanya beberapa beli yang ada bordiran karena harganya lebih mahal, untuk diberikan kepada keluarga yang sangat dekat", tambah Arif. 
Bagi yang masih bingung oleh-oleh apa yang akan diberikan kepada sanak saudara saat pulang haji nanti, peci bisa menjadi pilihan yang bagus. Dari segi manfaat dapat, dari segi kenangan juga dapat. Setiao mau shalat, orang-orang akan teringat dengan pemberi peci. Dari situ doa bisa mengalir. Jangan khawatir kehabisan, stok peci di sini selalu ditambah baik jumlah maupun pilihan varian. 

Penulis: Puput