Ketika Arsitek Pria Merancang Busana

Umumnya,  pelaku disain busana Muslimah dilakukan oleh disainer wanita. Kita mengenal nama-nama beken mulai dari Ida Royani hingga Dian Pelangi. Namun, apa jadinya jika seorang  pria berlatar belakang arsitek, justru mendisain busana Muslimah? Jangan tersenyum simpul dulu, karena inilah yang terjadi pada koleksi  busana “Permata Almunawwaroh”. Hasilnya? Satu kata:awesome!

Ya, otak dibalik rancangan koleksi  busana outlet “Permata Almunawwaroh” yang berlokasi di “Planet Haji Umrah” Thamrin City lantai 3A blok D37 ini adalah seorang pria berdarah Ambon yang akrab dipanggil bang Rio.Berbasis produksi di Bogor, Rio mendisain berbagai busana wanita dengan mengandalkan tenun khasJepara, dan batik.Berbagai koleksinya itu dapat dilihat sebagian kecilnya pada outlet yang belum lama ini dibuka di Thamrin City lantai 3A blok D37. “Iya, ini baru sebagian kecil. Kalau dibawa semua koleksi saya,nggakmuat pak”, jelas Rio sambil tersenyum.

Sebelum memutuskan membuka gerainya di “Planet Haji Umrah” lantai 3A blok D37,  Rio menggeluti bisnis busana ini secaraonline. Mengawali profesinya sebagai seorang arsitek sejak 1999, pria yang hobi berolah raga ini menyebut keputusannya terjun ke bisnis konveksi gara-gara 'tercebur'. Hal ini ia lakukan, tak lain karena ingin 'balas budi' dengan memberi peluang berusaha bagi orang-orang disekitarnya.. "Bapak tahu ‘lah, orang-orang dari  Timur masuk Jakartakayakapa", ujarnya sambil tertawa berderai, saat ditanya soal ‘balas budi’ apa yang ia maksud itu.

Produk-produk “Permata Almunawwaroh” sendiri berbasis kain tenun Jepara, batik dan juga, kerajinan dari beberapa daerah.  Dari  Yogya misalnya, Rio mendapat pasokan dompet kulit ular. Tas tenun ikat motif Jepara, yang sepintas mirip dengan tentun NTT, juga tertata rapi. "Beda di kualitas saja", tukasnya. Busana-busana yang dirancang Rio tergolong elegan dan ‘chic’. Bisa dikenakan secara  satuan utuh, namun juga tetap  indah jika dipadu padankan dengan jenis busana berbeda.  Soal harga, amat terjangkau dengan kualitas yang mumpuni.

Dengan koleksi-koleksi yang khas itu, tidak heran jika pelanggannya berkembang dengan cepat, begitu juga dengan mitra-mitra distributornya. Rio yang hobi berolah raga ini mengaku jaringannya telah menembus Philipina, Kazakhtan, hingga Jerman. Sampai saat ini, pria berusia 35 tahun itu masih bercita cita menembus pasar Timur Tengah.

Silakan buktikan sendiri indah dan elegannya sentuhan seorang arsitek pada busana Muslimah dari “Permata Almunawwarah”. Kunjungi gerainya di “Planet Haji Umrah” Thamrin City lantai 3A blok D37.

Penulis: TIP